Selasa, 06 Januari 2015

Burger Termahal Di Dunia


Makanan burger pastinya sudah lazim untuk seluruh warga Indonesia. Akan tetapi jika burger tersebut dihargai sebesar 250 ribu poundsterling yang apabila dirupiahkan akan bernilai Rp. 4 miliar pastinya akan sangat unik dan tidak akan ada yang bisa memakannya di Indonesia. Namun, yang menarik disini adalah apa saja yang membuat burger ini memecahkan rekor untuk harga burger dunia?



Jika anda berasumsi bahwa yang membuat harga burger ini menjadi selangit adalah ukurannya. Maka, asumsi anda tersebut salah. Pasalnya burger tersebut hanya memiliki berat 140 gram saja. Setelah diselidiki ternyata burger yang akan tersedia minggu depan di London ini mahal adalah bahan dagingnya.

Burger

Dikutip dari Daily Mail, bahan daging yang digunakan untuk campuran Burger termahal tersebut bukanlah daging sapi biasa. Akan tetapi, bahan daging yang digunakan adalah daging tabung. Daging tabung sendiri adalah daging yang dibuat di laboratorium dengan rekayasa protein yang khusus.

Daging tabung ini sendiri dibuat dan dikembangkan dengan tujuan untuk memenuhi lonjakan permintaan akan daging tanpa harus beternak sapi terlebih dahulu. Benar saja, daging tabung ini sendiri dibuat dari  3.000 strip kecil daging dari sel induk sapi.

Ide pembuatan daging tabung sendiri dicetuskan oleh orang yang tidak ingin disebutkan namanya. Selain mencetuskan ide, dirinya bertindak sebagai salah satu donatur untuk mewujdukan impiannya tersebut sekaligus menunjuk nama Profesor Mark Post untuk mewujudkan idenya tersebut.

Profesor Mark Post yang dipilih tersebut adalah satu profesor di Universitas Maastricht. Dirinya pun menyebutkan jika tidak difikirkan secara dini, ke depannya bisa jadi daging menjadi bahan yang langka dan mewah. Oleh sebab itu, penting untuk memikirkan alternatif lain untuk bahan makanan daging itu sendiri.

'œSaat ini sekitar 70% dari total kebutuhan daging sapi dicukupi dari industri peternakan,' imbuhnya.

Sementara itu, daging tabung sendiri membutuhkan sebuah proses selama 6 minggu di Inkubasi untuk kemudian siap diedarkan di supermarket. Namun, para ilmuwan menyebutkan teknologi ini masih sangat jauh untuk terealisasi. Mereka pun sepakat perlu waktu hingga 10 tahun lagi untuk daging tabung bisa dikomersilkan.


Bagikan Artikel Ini


Read The Original Article

Tidak ada komentar:

Posting Komentar